Cara Shalat yang Khusuk

24 November 2008

Shalat yang khusyu; itu merupakan ciri khas dari seorang mukmin sejati. Sebab ketika menjelaskan hal itu, Allah SWT telah menyebutkan bahwa salah satu ciri mereka adalah yang dalam shalatnya khusyu’.

Telah beruntunglah orang-orang mukmin, yaitu orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, (QS.Al-Mu’minum : 1-2)

Selain itu Rasulullah SAW pun menjanjikan kepada orang yang khusyu’ dalam shalatnya :

Tiada seorang mu’min pun yang berwudhu dan membaguskannya, lalu shalat dua rakaat dengan menghadapkan hati dan wajahnya kepada Allah SWT kecuali diwajibkan kepadanya untuk masuk surga/

Para ulama menjelaskan bahwa yang namanya khusu itu ada beberapa ciri :

1. Tidak menghadirkan segala sesuatu yang diluar aktifitas shalat.

2. Teratur dan tenang dalam gerakan anggota badan di dalam shalat. Tidak banyak gerakan yang dilakukannya seperti bermain dengan jengotnya, membetulkan selendang atau kopiah dan lainnya.

Abu Hurairah ra meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW melihat seorang yang memainkan jenggotnya dalam shalatnya. Beliau bersabda,”Bila hati khusyu, maka pastilah anggota tubuhnya ikut khusyu”

Dari Abu Zarr ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,Bila kamu shalat, sesungguhnya rahmat itu sedang menuju kepadanya, maka janganlah memainkan kerikil.

3. Merasakan bahwa dirinya sedang berada dalam perhatian Allah SWT Yang Maha Mengetahui apa yang nampak dan yang tertutup.

Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.(QS.Al-Mujadilah : 7)

4. Mentadabburkan / menghayati bacaan shalat yang diucapkannya dengan memahami maknanya secara umum. Baik surat Al-Fatihah, ayat-ayat Al-Quran Al-Kariem ataupun bacaan tatkala ruku, sujud dan lainnya.

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur’an ? Kalau kiranya Al Qur’an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.(QS.An-Nisa : 82)

Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quraan ataukah hati mereka terkunci?(QS.Muhammad : 24)

Bagaimana mungkin seorang bisa dikatakan khusyu kalau dia tidak paham apa yang dibacanya. Maka memahami bacaan shalat adalah salah satu kunci khusyu itu sendiri.

5. Mengosongkan hati dari linasan pemikiran lainnya, sebab bersihnya hati dan pikiran dari hal-hal di luar shalat merupakan inti dari kekhusyuan itu sendiri. Meski pun bukan berarti terlepas total dan tidak sadarkan diri dari apa yang terjadi di sekelilingnya.

Tentunya shalat yang khusyu seperti di atas perlu dilatih dan dibiasakan. Dan salah satu caranya adalah jangan melakukan shalat dengan kondisi yang terburu-buru, menahan buang hajat, atau shalat di tengah kesibukan yang sangat yang akan mengacaukan konsentrasi. Juga jangan ketika dalam ketidak tenangan.

Paling tidak, ada jeda waktu sedikit untuk menenangkan pikiran sebelum shalat. Untuk shalat wajib biasanya ada shalat-shalat sunnah sebelumnya. Dengan itu maka sudah ada persiapan untuk shalat wajib yang lebih tenang dan khusyu.


Bila Al-Qur’an bisa bicara

23 November 2008

Waktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu’ aku kau sentuh dalam keadaan suci
Aku kau pegang, kau junjung dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih ataupun keras setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa…
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku…
Apakah aku bacaan usang yang tinggal sejarah…
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu

Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji saja?

Sekarang aku engkau simpan rapi sekali hingga kadang engkau lupa dimana menyimpannya

Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa

Atau aku kau buat penangkal untuk menakuti hantu dan syetan

Kini aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian dalam kesepian

Di atas lemari, di dalam laci, aku engkau pendamkan.

Dulu…pagi-pagi…surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman
Sore harinya aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau…..

Sekarang… pagi-pagi sambil minum kopi…engkau baca Koran pagi atau nonton berita TV
Waktu senggang..engkau sempatkan membaca buku karangan manusia

Sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Yang Maha Perkasa.
Engkau campakkan, engkau abaikan dan engkau lupakan…

Waktu berangkat kerjapun kadang engkau lupa baca pembuka surahku (Basmalah)
Diperjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Alloh yang terdapat padaku di laci mobilmu
Sepanjang perjalanan radiomu selalu tertuju ke stasiun radio favoritmu
Aku tahu kalau itu bukan Stasiun Radio yang senantiasa melantunkan ayatku

Di meja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku melantun
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatkupun kadang kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan duniamu

Benarlah dugaanku bahwa engkau kini sudah benar-benar melupakanku
Bila malam tiba engkau tahan nongkrong berjam-jam di depan TV
Menonton pertandingan Liga Italia , musik atau Film dan Sinetron laga
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah

Waktupun cepat berlalu…aku menjadi semakin kusam dalam lemari
Mengumpul debu dilapisi abu dan mungkin dimakan kutu
Seingatku hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terbata-bata dan kurang lancar lagi setiap membacaku.

Apakah Koran, TV, radio , komputer, dapat memberimu pertolongan ? Bila
engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba Engkau akan
diperiksa oleh para malaikat suruhanNya

Hanya dengan ayat-ayat Allah yang ada padaku engkau dapat selamat melaluinya.

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu…
Setiap saat berlalu…kuranglah jatah umurmu…
Dan akhirnya kubur sentiasa menunggu kedatanganmu..
Engkau bisa kembali kepada Tuhanmu sewaktu-waktu
Apabila malaikat maut mengetuk pintu rumahmu.

Bila aku engkau baca selalu dan engkau hayati…
Di kuburmu nanti….
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan
Yang akan membantu engkau membela diri
Bukan koran yang engkau baca yang akan membantumu Dari perjalanan di alam akhirat
Tapi Akulah “Qur’an” kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu

Peganglah aku lagi . .. bacalah kembali aku setiap hari
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat suci
Yang berasal dari Alloh, Tuhan Yang Maha Mengetahui

Yang disampaikan oleh Jibril kepada Muhammad Rasulullah.

Keluarkanlah segera aku dari lemari atau lacimu…
Jangan lupa bawa kaset yang ada ayatku dalam laci mobilmu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu

Sentuhilah aku kembali…
Baca dan pelajari lagi aku….
Setiap datangnya pagi dan sore hari
Seperti dulu….dulu sekali…
Waktu engkau masih kecil , lugu dan polos…
Di surau kecil kampungmu yang damai
Jangan aku engkau biarkan sendiri….
Dalam bisu dan sepi….
Mahabenar Allah, yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.


Shalat Tahajjud

13 November 2008

Siapa yang tidak ingin tampil cantik? Kecantikan merupakan merupakah satu hal yang sangat
diinginkan oleh para wanita. Mereka para kaum Hawa itu banyak yang telah mencoba berbagai kiat, baik dengan menggunakan berbagai kosmetik, pemutih atau menggunakan lulur, ekstrak bengkoang dan lain-lain agar wajahnya putih alami dan berseri.
Terlepas dari keberhasilan semua trik-trik di atas yang notabene masih dipertanyakan terlebih lagi mengandung zat-zat kimia yang berbahaya, kenapa tidak menggunakan kiat yang satu ini? Apa kiatnya? Yaitu shalat tahajjud di malam hari.
Berkata Imam Ibnul Qayyim, Sesungguhnya shalat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya Ada sebagian istri yang memperbanyak pelaksanaan shalat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, Shalat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang jika wajah kami menjadi lebih bagus.Demikian yang dituliskan oleh Mahmud Mahdi Al-Istanbuli di bukunya Kado Perkawinan halaman 312 ketika mengutip perkataan Ibnul Qayyim di buku Raudha Ath-Thalibin.
Perlu juga diingat bahwa kiat ini bukan cuma monopoli kaum Hawa saja, kaum Adam pun perlu juga menerapkannya.

Keutamaan Shalat Tahajjud
Disamping hikmah diatas yang bisa di dapat dari melaksanakan shalat malam, shalat malam ini pun mempunyai keutamaan yang lain. Bahkan inilah yang lebih penting.

1.. Allah akan mengangkat ke tempat yang terpuji, dalilnya adalah
Dan pada sebagian malam hari bertahajjudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.(Al Israa : 79).

2.. Shalat malam dapat mendekatkan diri kepada Allah dan dapat menghapuskan dosa, dalilnya adalah Hendaklah kalian melaksanakan shalat malam karena shalat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa. (HR. Tirmidzi no. 3549, Al Hakim I/380, Baihaqi II/502. Dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Irwaa Al Ghalil II/199/no. 452).

3.. Kemuliaan orang beriman ada pada shalat malam
Jibril berkata, Hai Muhammad, kemuliaan orang beriman ada dengan shalat malam. Dan
kegagahan orang beriman adalah sikap mandiri dari bantuan orang lain. (Silsilah Al Ahadits Ash Shahihah no. 831).
Shalat malam yang paling utama adalah pada sepertiga malam yang terakhir. Pada saat ini doa akan dikabulkan oleh Allah. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah bahwasannya Nabi pernah bersabda:
Allah turun ke langit dunia setiap malam pada sepertiga malam terakhir. Allah lalu berfirman,
Siapa yang berdoa kepada-Ku niscaya Aku kabulkan! Siapa yang meminta kepada-Ku niscaya Aku beri! Siapa yang meminta ampun kepada-Ku tentu Aku ampuni.Demikianlah keadaannya hingga fajar terbit. (HR. Bukhari no. 145 dan Muslim no. 758).

Bagaimana Agar Bisa Shalat Tahajjud?
Shalat malam termasuk ibadah yang berat, karena di saat kita terlelap dan masih mengantuk maka kita harus bangun untuk shalat. Berikut beberapa sebab agar kita dimudahkan untuk melaksanakan shalat malam.

1.. Berusaha untuk tidur di awal malam dan menjauhkan diri dari begadang. Rasulullah
membenci tidur sebelum Shalat Isyaa dan berbicara sesudah Shalat Isyaa.
2.. Ketika akan tidur, perhatikan adab-adab tidur, misalnya membaca doa sebelum tidur, membaca ayat kursi, membaca dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, membaca Surat Al Kaafirun, dll.
3.. Tidur sebentar di siang hari
4.. Meninggalkan kemaksiatan, dosa dan perbuatan bid’ah
5.. Berkeinginan kuat untuk shalat malam
6.. Memasang jam beker. Bisa juga dengan saling membangunkan istri, suami, dan keluarga. Bahkan bisa dengan saling membangunkan tetangga atau teman dengan menelpon melalui handphone-nya. Saling berta’awun dalam kebaikan dan taqwa


Pengertian Puasa

13 November 2008

Kajian bahasa

Dalam bahasa arab , kata puasa dapat diartikan dengan ash-shoum atau ash-shiyam.

Yang membatalkan puasa

Hal-hal yang mem batalkan puasa sebagai berikut:

  1. menelan sesuatu benda dengan disengaja, termasuk memasukkan obat dan merokok.
  2. muntah yang disengaja
  3. bersenggama
  4. dengan sengaja mengeluarkan mani
  5. datang bulan/haid
  6. nifas
  7. melahirkan
  8. gila

adapun menelan sesuatu dengan tidak sengaja, atau lupa, atau dipaksa bukan dari dari diri sendiri, atau tidak mengetahui hukum, maka dalam hal ini puasa tidak batal

keluar dari agama islam rasulllah saw bersabda:

من نسي و هو صائم فأكل أو شرب فليتم صومه فإنما أطعمه ألله وسقاه

“Barang siapa lupa ( dirinya sedang berpuasa )lalu ia makan dan minum, maka hendaklah ia melanjutkan puasanya karena sesungguh nya ia telah diberi makan dan minum oleh Allah ” ( HR. Jama’ah )

termasuk, ingus, dahak, debu, hamburan tepung yang tertelan karena tak mampu mencegah dan menjaganya agar tidak tertelan, juga tidak membatalkan puasa.

Mengeluarkan mani dengan tidak disengaja akibat bermimpi, menghayal, memandang dan mendegar sesuatu, tidak membatalkan puasa.

Mencicipi masakan dan menggosok gigi tidak membatalkan puasa selama tidak ada sesuatu yang ditelan. Walaupun demikian mencicipi masakan dan menggosok gigi tidak diajurkan ketika berpuasa terkecuali adanya alasan tertentu.

Yang dibolehkan membatalkan puasa

Seseorang yang berpuasa dibolehkan membatalkan puasanya apabila dalam kondisi sebagai berikut:

  1. Bermusafir atau berpergian jauh.Allah Swt berfirman:

….فمن كان منكم مريضا أو عتى سفر فعدة من أيام أخر ….

“…Maka barang siapa diantara kamu yang sakit atau dalam perjalanan ( lalu ia berbuka ), maka wajib baginya berpuasa sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang yang lain…( QS.albaqarah, 184 ).

bepergian yang diboleh membatalkan puasa adlah bepergianyang jauh dan panjang yang membolehkan mengqasar shalat, yaitu lebih dari 89 km. Dan juga bepergian dalam ketaatan kepada Allah Swt dan bukan bepergian dalam kemaksiatan.

seorang supir kendaraan yang selalu melakukan perjalan jauh dan sudah merupakan pekerjaannya, tidak dibolehkan berbuka, terkecuali apabila ias mengalami kesulitan yang memberatkan untuk berpuasa.

bagi orang yang bermusafir, berpuasa lebih baik selama tidak membahayakan dirinya.

  1. Sakit, yang apabila berpuasa memberatkan si penderita sakit sehingga kondisinya menjadi lebih tidak baik Allah SWT berfirman :

Artinya : Maka barang siapa …

3. Sedang hamil atau sedang menyusui bayi, diperbolehkan membatalkan puasa bila khawatir atas kesehatan dirinya atau bayi.

4. Usia lanjut. seorang yang telah berusia lanjut,tua renta, yang tak mampu lagi berpuasa di perbolehkan membatalkan puasa tanpa batas waktu tertentu.

firan Allah SWT :

Artinya : Dan wajib bagi orang – orang yang berat menjalankanya (jika mereka tidak puasa ) membayar fidyah , yaitu memberi makan seorang miskin.

5. Sangat merasakan lapar dan haus ,sehingga dapat membahayakan dirinya seperti menjadikannya pingsan ,hilang ingatan atau lupa.Dalam hal ini kita di perbolehkan membatalkan puasa.Apabila berpuasa juga karna dengan mengetahui

bahaya yangakan menimpanya ,maka puasanya menjadi haram.Allah SWT berfirman :

Artinya : Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri dalam kebinasaan

6. Mengalami haid,nifas atau gila ,seorang yang berpusa lalu mengalami hal tersebut maka pusanya batal dengan sendirinya .

Hal – hal di atas merupakan halangan yang dihadapi pelaku puasa yang sehinga diperbolehkan baginya membatalkan puasa atau berbuka puasa bukan pada waktunya .