Tentu kami jauh dari sempurna.
Silahkan memberikan Kritik dan saran anda, insyaallah kami akan menerima dengan lapang dada..
Dan mungkin ingin request artikel tertentu silahkan juga menulis temanya dan insyaallah kalau ada akan segera diposting..
Tentu kami jauh dari sempurna.
Silahkan memberikan Kritik dan saran anda, insyaallah kami akan menerima dengan lapang dada..
Dan mungkin ingin request artikel tertentu silahkan juga menulis temanya dan insyaallah kalau ada akan segera diposting..
Assalamm Mas,
Saya membaca tulisan Mas berkenaan Latihan Pernafasan (1). Isi kandungannya seakan-akan sama mengenai ilmu hakikat(ilmu untuk dunia). Tulisan Mas lebih kepada pembuktian sainstifik manakala ilmu hakikat kepada ilmu kerohanian.
Pertanyaan saya, adakah persamaan antara keduanya? Jika sama di manakah nak diletakkan “DIA” yang MAHA BERKUASA. KUASA YANG MUTLAK/HAK
WSalam.
Aminuddin Idrus
Khamirahnya blh d ganti
Mengenai golongan islam yang mana yang paling benar dalam mengimani agama islam
nya, mari kita belajar dari sejarah umat umat terdahulu yang diceritakan di
dalam Al Quran.
Surah Yunus (10)
Ayat 36….Kebanyakan dari kalangan manusia hanya bersandarkan kepada andaian
semata. Yang nyata, andaian tidak dapat menggantikan yang haq. Sesungguhnya
Allah Maha Tahu apa yang mereka lakukan.
Ayat 37….Dan Quran ini tidak bisa diciptakan selain oleh Allah, dimana ia
mengesahkan apa apa yang sebelumnya dan menjelaskan apa apa yang telah
ditetapkan untuk manusia. Padanya tiada keraguan dari Tuhan sakelian alam.
Dari ceriita2 umat umat terdahulu itu, kita akan dapati bahawa golongan
mayoritas nya cenderung kpd penyimpangan satelah setiap kali Nabi yg di turunkan
Allah itu wafat. Penyesatan atau penyimpangan itu akan mula terjadi paling tidak
sekitar 50 tahun kemudian satelah wafat nya para nabi2 mereka. Sejarah
penyesesatan umat terdahulu itu seakan akan satu hal yg lumrah. Penyimpangan
dari landasan yg telah ditetapkan oleh para Nabi2 Allah itu pasti terjadi.
Saya percaya umat Nabi Muhammaad juga tidak terkecuali. Nah sekarang umat Nabi
Muhammad ini sudah 1400 tahun lebih. Apakah kita yakin kita tidak saperti umat
umat yang terdahulu itu yg cenderung kpd penyimpangan? Apa istimewa nya kita,
umat Nabi Muhd.ini? Tidak ada keistimewaan nya dan tak ada bezanya. Saya yakin
kita jugak sama saperti umat terdahulu itu yg cenderung kpd penyesesatan dan
penyimpangan. Nah. Sekarang kalau kita kaji dari segi mana nya kesesatan
golongan mayoritas umat Mohammad ini kita akan dapati bahawa penyesesatan
golongan mayoritas adalah dalam mengimani kpd apa yg di sebut Hadis dan Sunnah
Nabi. Baik mereka yg mengaku Ahli Sunnah Wal Jamaah, Baik mereka yg mengaku
Ahlul Bait (Golongan Syiah). Baik mereka yg mengaku Wahabi.dan saterus nya. Rata
rata golongan2 ini yg juga menjajdi golongan mayoritas umat islam ini tidak
lepas dari taasubnya kpd ulama2 mereka atau imam2 mereka selain dari Hadis dan
Sunnah Nabi itu. Karena apa? Karena Hadis dan Sunnah ini tidak ada pada waktu
sekitar 100 tahun satelah wafat nya nabi Muhammad s.a.w. Tidak ada yg nama nya
Bukhari-Muslim dan saterus nya. Tidak ada Iman Empat (Shafii, Maliki, Hanbali
dan Hanafi). Unsur2 dari kitab2 ini dan pendapat ulama2 ini hanya berdasarkan
andaian semata.
Mahukah kita ambil iktibar dan pelajaran dari umat umat terdahulu yg di
ceritakan kpd kita melalui Al Quran.? Saya yakin tidak ramai yg akan mengambil
iktibar dan pelajaran dari hakikat ini sebagaimana nya tidak ramai dari umat yg
terdahulu. Namun sabagai amanah yg diwajibkan tulisan ini hanya sebagai usaha
utk mereka yg mahu belajar dari sumber yg kuat dan meyakinkan ia itu kitabullah
Al Quran dan buat mereka yg mahu BERFIKIR SECARA BERANI, ADIL, IKHLAS dan RENDAH
HATI demi utk mendapatkan keredhaan kpd Allah subhanahu wataalaa…..
Amin…..
Terimakasih atas segala komentarnya, dan saya harap berkomentar sesuai dengan topik.. bila ada tanggapan silahkan komentar di bawah tulisan tersebut yang dimaksud, disini hanya tanggapan secara umum dari blog ini.